Redaksi dan tinjauan: Tim Redaksi Kalkuzon
Kalkulator Cicilan Pinjaman 2026
Perkirakan cicilan pinjaman bulanan dengan metode anuitas (bunga efektif) atau flat dari jumlah pinjaman, tenor, dan suku bunga tahunan. Lihat pula total bunga dan total pembayaran selama masa kredit.
Kalkulator
Data
Pokok pinjaman yang Anda terima, dalam rupiah.
Lama cicilan dalam bulan. Tenor lebih panjang berarti cicilan lebih ringan, tetapi total bunga lebih besar.
Suku bunga per tahun sesuai penawaran pemberi pinjaman.
Anuitas menghitung bunga atas sisa pokok (umum untuk KPR). Flat menghitung bunga atas pokok awal (umum untuk KTA & kredit barang).
Hasil
Perkiraan cicilan per bulan
Rp 8.884.879
Total bunga
Rp 6.618.546
Total pembayaran
Rp 106.618.546
Hasil ini adalah perkiraan dengan asumsi satu suku bunga tetap sepanjang tenor. Pada metode flat, bunga dihitung atas pokok awal sehingga suku bunga efektif sebenarnya lebih tinggi daripada angka flat yang tertera. Angka ini belum termasuk biaya provisi, administrasi, asuransi, materai, atau denda. Periksa simulasi dan suku bunga efektif resmi dari pemberi pinjaman Anda.
Apa yang dihitung kalkulator ini?
Kalkulator cicilan ini memperkirakan angsuran (cicilan) bulanan sebuah pinjaman dari tiga masukan utama — jumlah pinjaman, tenor (jumlah bulan), dan suku bunga tahunan — plus pilihan metode bunga: anuitas (bunga efektif) atau flat (bunga rata). Selain cicilan per bulan, kalkulator menampilkan total bunga dan total pembayaran sepanjang masa kredit.
Karena bersifat umum, kalkulator ini cocok untuk simulasi berbagai pinjaman: Kredit Tanpa Agunan (KTA), kredit multiguna, pembiayaan barang, hingga simulasi pinjaman koperasi. Tujuannya membantu Anda membandingkan skenario tenor, suku bunga, dan metode bunga sebelum menandatangani akad, sekaligus memahami selisih biaya antara anuitas dan flat. Hasilnya adalah perkiraan (estimasi), bukan penawaran resmi pemberi pinjaman.
Rumus dan sumber angkanya
Kalkulator memakai dua rumus standar matematika keuangan, sesuai metode yang Anda pilih.
Metode anuitas (bunga efektif) — bunga dihitung atas sisa pokok yang terus berkurang. Nominal cicilan tetap, tetapi porsi bunga menurun dan porsi pokok membesar tiap bulan:
cicilan = pokok × i × (1 + i)ⁿ ÷ ((1 + i)ⁿ − 1)
dengan i = suku bunga bulanan = suku bunga tahunan ÷ 100 ÷ 12, dan n = tenor dalam bulan. Bila suku bunga 0%, rumus tak terdefinisi (pembagian nol), sehingga cicilan dihitung sebagai pokok ÷ n.
Metode flat (bunga rata) — bunga dihitung atas pokok awal penuh sepanjang tenor, sehingga porsi bunga sama setiap bulan:
cicilan = (pokok ÷ n) + (pokok × suku bunga tahunan ÷ 100 ÷ 12)
Setelah cicilan diketahui, total bunga dan total pembayaran dihitung dari selisihnya terhadap pokok.
Perhitungan ini adalah matematika keuangan umum, bukan turunan satu undang-undang tertentu. Untuk konteks aturan dan edukasi konsumen, rujuk OJK (Otoritas Jasa Keuangan), yang menjelaskan perbedaan bunga efektif/anuitas dan flat serta mengimbau konsumen memeriksa Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dan suku bunga efektif sebelum berutang — lihat ojk.go.id dan portal literasi sikapiuangmu.ojk.go.id. Karena itu, masukkan suku bunga sesuai penawaran resmi, dan tanyakan apakah bunga yang ditawarkan bersifat flat atau efektif.
Cara mengisi kolomnya
- Jumlah pinjaman — isi pokok pinjaman yang Anda terima, dalam rupiah penuh.
- Jangka waktu (tenor) — masukkan lama cicilan dalam bulan (mis. 12, 24, 36). Tenor lebih panjang menurunkan cicilan bulanan, tetapi menaikkan total bunga.
- Suku bunga tahunan — isi suku bunga per tahun sesuai penawaran. Pastikan Anda tahu apakah angka itu flat atau efektif, lalu pilih metode yang sesuai pada kolom berikutnya.
- Metode bunga — pilih Anuitas (bunga efektif) bila bunga dihitung atas sisa pokok (umum untuk KPR), atau Flat (bunga rata) bila bunga dihitung atas pokok awal (umum untuk KTA dan kredit barang).
Contoh perhitungan
Contoh 1 — Anuitas: pinjaman Rp 100.000.000, tenor 12 bulan, bunga 12% per tahun. Suku bunga bulanan i = 12% ÷ 12 = 1% dan n = 12. Dengan rumus anuitas, perkiraan cicilan ≈ Rp 8.884.879 per bulan. Total pembayaran ≈ Rp 106.618.546, sehingga total bunga ≈ Rp 6.618.546.
Contoh 2 — Flat: pinjaman Rp 100.000.000, tenor 12 bulan, bunga 12% per tahun. Cicilan pokok = Rp 100 juta ÷ 12 ≈ Rp 8.333.333, dan bunga per bulan = Rp 100 juta × 12% ÷ 12 = Rp 1.000.000, sehingga cicilan ≈ Rp 9.333.333 per bulan. Total bunga = Rp 1.000.000 × 12 = Rp 12.000.000, dan total pembayaran = Rp 112.000.000. Dengan suku bunga headline yang sama (12%), metode flat membebankan total bunga hampir dua kali lipat anuitas (Rp 12 juta vs Rp 6,6 juta). Bunga flat 12% ini setara bunga efektif sekitar 21%–22% per tahun.
Contoh 3 — Flat: pinjaman Rp 50.000.000, tenor 24 bulan, bunga 10% per tahun. Cicilan pokok = Rp 50 juta ÷ 24 ≈ Rp 2.083.333, bunga per bulan = Rp 50 juta × 10% ÷ 12 ≈ Rp 416.667, sehingga cicilan = Rp 2.500.000 per bulan. Total bunga ≈ Rp 10.000.000 dan total pembayaran ≈ Rp 60.000.000.
Contoh 4 — Bunga 0%: pinjaman Rp 60.000.000, tenor 12 bulan. Tanpa bunga, anuitas dan flat memberi hasil sama: cicilan = Rp 60 juta ÷ 12 = Rp 5.000.000 per bulan, total bunga = Rp 0. Contoh ini memperlihatkan cara kalkulator menghindari pembagian nol saat bunga 0%.
Kesalahan umum
- Mengira bunga flat lebih murah karena angkanya kecil. Bunga flat dihitung atas pokok awal walau utang sudah dicicil, sehingga suku bunga efektif sebenarnya jauh lebih tinggi. Selalu bandingkan dalam total bunga atau bunga efektif, bukan sekadar angka headline.
- Mencampur metode bunga. Memasukkan suku bunga flat lalu memilih metode anuitas (atau sebaliknya) menghasilkan angka yang menyesatkan. Cocokkan metode dengan jenis bunga yang ditawarkan.
- Menyamakan tenor tahun dan bulan. Kolom tenor di sini dalam bulan. Pinjaman 3 tahun berarti 36 bulan.
- Melupakan biaya di luar pokok dan bunga. Provisi, administrasi, asuransi, materai, dan denda keterlambatan belum dihitung. Dana yang Anda siapkan biasanya lebih besar dari sekadar cicilan.
- Memilih tenor terlalu panjang hanya demi cicilan ringan. Cicilan memang turun, tetapi total bunga membengkak. Bandingkan beberapa skenario sebelum memutuskan.
Hasil kalkulator ini adalah perkiraan (estimasi) dengan asumsi satu suku bunga tetap dan tanpa biaya tambahan. Ini bukan nasihat keuangan atau penawaran kredit. Untuk angka pasti dan keputusan penting, gunakan simulasi resmi serta rincian suku bunga efektif dan SBDK dari pemberi pinjaman Anda, dan rujuk edukasi konsumen OJK.
Kalkulator terkait
- Kalkulator Kredit Mobil — hitung cicilan pembiayaan kendaraan dengan uang muka dan tenor.
- Kalkulator KPR — perkirakan cicilan Kredit Pemilikan Rumah dengan metode anuitas.
- Kalkulator Investasi — bandingkan menabung atau berinvestasi sebagai alternatif berutang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Pertanyaan paling umum tentang cara kerja kalkulator ini dan dari mana angkanya berasal.
Kalkulator terkait
Kalkulator lain dengan tema serupa atau yang biasa dipakai bersama.
Kalkulator Bunga Deposito + PPh Final
Hitung perkiraan bunga deposito berjangka dan potongan PPh final 20% (PP 131/2000), termasuk pengecualian pokok di bawah Rp 7,5 juta.
BukaKalkulator Investasi (Bunga Majemuk)
Hitung perkiraan nilai akhir investasi bunga majemuk dengan setoran awal dan rutin bulanan: lihat total setoran dan imbal hasil untuk reksa dana atau saham.
BukaKalkulator Zakat 2,5% (2026)
Hitung perkiraan zakat penghasilan dan zakat maal 2,5% memakai nisab BAZNAS 2026 (Rp7.640.144/bulan) dan nisab 85 gram emas untuk harta.
BukaKalkulator Kredit Mobil 2026
Hitung perkiraan cicilan kredit mobil bulanan metode bunga flat dari harga mobil, uang muka, tenor, dan suku bunga. Lihat juga total bunga dan total bayar.
Buka