Lewati ke konten utama
Kalkuzon
Keuangan & cicilanDiperbarui 21 Juli 2026

Redaksi dan tinjauan: Tim Redaksi Kalkuzon

Kalkulator Investasi & Bunga Berbunga (2026)

Hitung perkiraan nilai akhir investasi Anda dengan bunga majemuk dan setoran rutin bulanan, untuk reksa dana atau tabungan jangka panjang.

  • Sumber: data resmi pemerintah
  • Terakhir diverifikasi 9 Juni 2026
  • Data Anda tidak dikirim — semua dihitung di browser Anda

Kalkulator

Hitung instan

Masukan

Modal yang sudah Anda miliki sekarang. Boleh Rp 0.

Rp

Jumlah yang Anda setor setiap bulan. Boleh Rp 0.

Rp

Asumsi Anda sendiri. Tidak dijamin.

%

Antara 1 dan 50 tahun.

Rincian

Perkiraan nilai akhir

Rp93.692.658

Proyeksi setelah 120 bulan (10 tahun) pemajemukan bulanan.
Total setoranRp 61.000.000
Setoran awal ditambah seluruh setoran bulanan.
Perkiraan imbal hasilRp 32.692.658
Selisih antara nilai akhir dan total setoran.
Imbal hasil bulanan efektif0,667%
Tingkat per bulan dari imbal hasil tahunan yang Anda isi.

Hasil ini adalah proyeksi nominal bruto, bukan janji. Angka imbal hasil adalah asumsi yang Anda tentukan. Imbal hasil reksa dana, saham, atau obligasi berfluktuasi dan tidak dijamin; kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan (catatan OJK). Perhitungan ini belum memotong pajak, biaya, atau inflasi. Pelajari profil risiko produk sebelum berinvestasi.

Sumber: data resmi pemerintah — DJP, BPJS, Kemnaker (rincian di penjelasan bawah)Disusun dan diverifikasi oleh Tim Redaksi Kalkuzon
Bagikan ke yang membutuhkan:WhatsAppFacebook

Jawaban langsung

Kalkulator ini memproyeksikan nilai akhir investasi dengan bunga majemuk bulanan: nilai akhir = setoran awal × (1+r)ⁿ + setoran bulanan × ((1+r)ⁿ − 1) ÷ r, dengan r = imbal hasil tahunan ÷ 12 dan n = jumlah bulan. Imbal hasil hanyalah asumsi Anda dan tidak dijamin; OJK menegaskan kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan.

ItemNilai
Rumus nilai akhirsetoran awal × (1+r)ⁿ + setoran bulanan × ((1+r)ⁿ − 1) ÷ r
PemajemukanBulanan — r = imbal hasil tahunan ÷ 100 ÷ 12
Jangka waktu yang didukung1–50 tahun
Imbal hasil per tahunAsumsi Anda — tidak dijamin (edukasi investor OJK)

Apa yang dihitung kalkulator ini

Kalkulator investasi ini memproyeksikan pertumbuhan uang Anda dengan bunga majemuk (compound interest) ketika Anda menambah setoran rutin setiap bulan. Dari empat angka — setoran awal, setoran rutin per bulan, perkiraan imbal hasil per tahun, dan jangka waktu — kalkulator menghasilkan tiga keluaran utama:

  • Perkiraan nilai akhir, yaitu berapa kira-kira saldo Anda di akhir periode;
  • Total setoran, yakni jumlah uang yang benar-benar Anda setor (modal awal ditambah seluruh setoran bulanan);
  • Perkiraan imbal hasil, yaitu selisih antara nilai akhir dan total setoran — bagian yang "tumbuh" dari pemajemukan.

Alat ini cocok untuk merencanakan tujuan keuangan jangka panjang, misalnya menabung di reksa dana, mencicil pembelian saham secara berkala, atau menyisihkan dana untuk pensiun. Hasilnya bersifat nominal bruto dan merupakan proyeksi, bukan janji. Imbal hasil yang Anda isi adalah asumsi, bukan angka yang dijamin.

Rumus dan sumber angkanya

Inti bunga majemuk adalah imbal hasil tiap periode ikut menjadi dasar perhitungan periode berikutnya — sering disebut "bunga berbunga". Untuk setoran yang dilakukan di akhir setiap bulan (anuitas biasa / ordinary annuity), rumus nilai akhir adalah:

Nilai akhir = Setoran awal × (1 + r)ⁿ + Setoran bulanan × [ ((1 + r)ⁿ − 1) ÷ r ]

dengan:

  • r = imbal hasil bulanan dalam desimal, yaitu (imbal hasil tahunan ÷ 100) ÷ 12;
  • n = jangka waktu dalam bulan, yaitu jangka waktu (tahun) × 12.

Bagian pertama, Setoran awal × (1 + r)ⁿ, mengurus modal awal. Bagian kedua menjumlahkan pertumbuhan tiap setoran bulanan. Jika imbal hasil 0%, rumusnya dapat disederhanakan menjadi Nilai akhir = Setoran awal + Setoran bulanan × n, karena tanpa imbal hasil uang hanya terakumulasi.

Ini adalah matematika keuangan umum, bukan tarif yang diatur undang-undang, sehingga tidak ada angka resmi tunggal. Yang penting untuk konteks investasi adalah risikonya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat program edukasi investor menegaskan bahwa imbal hasil produk pasar modal seperti reksa dana saham, saham, maupun obligasi/Surat Berharga Negara (SBN) berfluktuasi dan tidak dijamin, serta bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Karena itu, perlakukan persentase imbal hasil di kalkulator ini sebagai asumsi yang bisa meleset, bukan kepastian.

Cara mengisi kolomnya

  • Setoran awal: uang yang sudah Anda miliki untuk diinvestasikan sekarang. Boleh Rp 0 jika Anda mulai dari nol.
  • Setoran rutin per bulan: jumlah yang akan Anda setor tiap bulan secara konsisten. Boleh Rp 0 jika Anda hanya menaruh modal awal sekali.
  • Perkiraan imbal hasil per tahun: asumsi tingkat keuntungan tahunan, dalam persen. Gunakan angka yang realistis dan konservatif. Kalkulator membaginya menjadi tingkat bulanan secara otomatis.
  • Jangka waktu (tahun): berapa lama dana diinvestasikan, antara 1 hingga 50 tahun.

Contoh perhitungan

1. Modal awal plus setoran rutin. Anda mulai dengan Rp 1.000.000, lalu menyetor Rp 500.000 tiap bulan, dengan asumsi imbal hasil 8% per tahun selama 10 tahun (120 bulan). Total setoran Anda Rp 61.000.000. Dengan pemajemukan bulanan, perkiraan nilai akhir menjadi sekitar Rp 93.692.658, dengan perkiraan imbal hasil sekitar Rp 32.692.658.

2. Hanya setoran rutin (tanpa modal awal). Anda mulai dari nol dan menyetor Rp 1.000.000 tiap bulan, asumsi imbal hasil 10% per tahun selama 20 tahun (240 bulan). Total setoran Rp 240.000.000. Perkiraan nilai akhir sekitar Rp 759.368.836, sehingga perkiraan imbal hasil sekitar Rp 519.368.836 — gambaran nyata betapa besar peran waktu dalam bunga majemuk.

3. Hanya modal awal (lump sum). Anda menaruh Rp 5.000.000 sekali saja, tanpa setoran bulanan, asumsi imbal hasil 12% per tahun selama 5 tahun (60 bulan). Karena 12% ÷ 12 = 1% per bulan, perkiraan nilai akhir adalah Rp 5.000.000 × (1,01)⁶⁰ ≈ Rp 9.083.483, dengan perkiraan imbal hasil sekitar Rp 4.083.483.

4. Skenario tanpa imbal hasil (0%). Dengan setoran awal Rp 1.000.000 dan setoran Rp 500.000 per bulan selama 10 tahun pada imbal hasil 0%, nilai akhir sama persis dengan total setoran, yaitu Rp 61.000.000, dan imbal hasilnya Rp 0. Contoh ini menunjukkan kontribusi murni pemajemukan pada contoh pertama.

Kesalahan umum

  • Mengira imbal hasil pasti tercapai. Persentase yang Anda isi hanyalah asumsi. Imbal hasil reksa dana atau saham bisa lebih tinggi, lebih rendah, bahkan negatif pada tahun tertentu.
  • Membagi imbal hasil tahunan dengan 12 lalu menganggapnya linear. Pemajemukan membuat pertumbuhan bersifat eksponensial, bukan garis lurus. Memperpanjang jangka waktu biasanya menambah nilai akhir jauh lebih besar daripada sekadar dua kali lipat.
  • Melupakan pajak, biaya, dan inflasi. Hasil ini nominal bruto. Imbal hasil nyata dapat terpotong pajak, biaya pembelian/penjualan, biaya manajemen reksa dana, dan tergerus inflasi.
  • Menyamakan total setoran dengan nilai akhir. Nilai akhir sudah memuat imbal hasil; total setoran hanyalah uang yang Anda masukkan.

Kalkulator terkait

Untuk membandingkan dengan bunga simpanan berjangka di bank, gunakan Kalkulator Bunga Deposito. Jika sebagian dana hendak dipakai membeli rumah, lihat dahulu Kalkulator KPR untuk memperkirakan cicilan. Dan untuk mengetahui berapa yang tersisa dari gaji untuk diinvestasikan, mulai dari Kalkulator Gaji Bersih.

Kalkulator ini adalah simulasi bunga majemuk bersifat informatif dan menampilkan proyeksi nominal bruto. Ia bukan rekomendasi atau jaminan imbal hasil. Sesuai edukasi investor OJK, imbal hasil investasi berfluktuasi dan tidak dijamin, dan kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Pahami profil risiko produk serta baca prospektus, dan pertimbangkan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan paling umum tentang cara kerja kalkulator ini dan dari mana angkanya berasal.

Diterbitkan: 6 Juni 2026 · Diperbarui: 21 Juli 2026

Nilai yang ditampilkan adalah perkiraan berdasarkan tabel dan tarif resmi yang berlaku umum, dan dapat berbeda dengan situasi Anda yang sebenarnya.

Kalkulator ini memberikan perkiraan umum dan bukan merupakan nasihat keuangan. Bunga, cicilan, dan ketentuan sebenarnya bergantung pada kontrak Anda dan kebijakan masing-masing lembaga. Sebelum menandatangani, konsultasikan dengan ahli (perencana keuangan, konsultan, atau lembaga keuangan terkait).

Kebijakan redaksi, data operator, dan jadwal pemutakhiran sumber dijelaskan dihalaman metodologi.